Pages

Labels

Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 September 2017

G30S - PALI : Keadaan Tenaga Kerja Suka Rela

Koleksi Pribadi:
Belajar Kerja, Belajar Membahagiakan Orang Tercinta
Pendopo, 30 September 2016.

Pagi ini saat matahari mulai menampakkan cahayanya seperti hari-hari biasa, namum ada yang berbeda dari biasa, pagi ini langit sedikit mendung ditutupi awan putih.

Awan pun berlalu seiring dengan samakin tingginya ufuk matahari menampakkan cahayanya yang terang, karena begitulah hakekat dari matahari yang selalu menyinari bumi tanpa pamrih dan tampa lelah.

Laksana matahari yang sedang mendung karena tertutupi oleh awan, pagi ini keadaan hampir sama dengan yang dialami oleh anak itu. Kisah semangat yang ia bangun dari tempat tinggal menuju tempat kerja diselimuti awan mendung juga takkala sampai di tempat kerja.

Sesampai di tampat kerja keadaan berbeda yang ia dapati......... (sejenak ia bertanya dalam hati, ah tapi sudahlah, sembungnya dalam hati) ia harus tetap semangat karena ia mencoba untuk bekerja mengharap ridho dari-Nya.

Begitulah keadaan sekarang  disini, kadang keadaan menghilangkan keikhlasan seseorang namun mari kita mencoba untuk selalu belajar ikhlas.

Kamis, 05 Desember 2013

All About Me

Mungkin bagi sebagian orang foto bisa mewakili sebuah perjalanan yang telah ia lalui dalam mengukir sejarah bagi dirinya, begitupun bagi diri saya secara pribadi. Foto-foto di bawah ini adalah ungkapan emosional pribadi saya dalam mengukir jejak langkah dan impian-impian saya.
Melangkah, bergerak kedepan menuju perubahan ke arah yang lebih baik adalah sebuah kewajiban...!!!

Muhtadin bin Kamet bin Zahri
Tugu Jogja











Basecamp "Gunung Sumbing"
Sunrise diatas "Gunung Sumbing"
Pantai Drini, Gunung Kidul





Opak 2011








Sunset atas "Gunung Ngelanggeran"
Unsri Palembang












Makrab IKBM Uin Suka Jogja
Lucky 13 "LP2KIS Yogyakarta"
Panitia Makrab HKMY



Ketep Pass "Magelang"








Kependidikan Islam 2011

Minggu, 14 Juli 2013

"Status Facebook Jilid II" Apalah manfaatnya untuk dirimu..??

Apa manfaatnya..??
Palembang, Ahad, 14 - 07 - 2013, 23:10 Wib.

kemaren saya dapat pertanyaan dari keponakan ku...
.... "mang" ("oom" dalam bahasa indonesia) ngapain buka itu terus (facebook.red)
apa gunanya..?? sambungnya lagi....
*tuturnya dalam bahasa daerah saya

sejenak aku terdiam memikirkan jawaban yang pas untuk menjawab pertenyaannya....
beberapa detik aku termenung tak kunjung jua ku temukan kata-kata untuk menjawab pertanyaannya....

lalu setelah itu aku mencoba berpikir kembali: apa yaa manfaat yang ku dapat selama ini..??

entahlah apa manfaatnya..??

apakah aku hanya membuang-buang waktu saja..??

carilah jawaban yang pas untuk dirimu..!!

"positif thinking sajalah,, walaupun sedikit tersentil telinga ini oleh pertanyaan anak yang masih kecil"

Rabu, 13 Maret 2013

Ini Ceritaku, Mana Ceritamu..??

Jogja, Rabu, 13 - 03 - 2013.

"Belajar"
Ada kejadian yang cukup lucu tadi siang ketika mata kuliah Psikologi Pendidikan,, calon guru mencoba memberanikan diri untuk maju kedepan menulis pendapatnya di papan tulis,, mungkin karena pengalaman pertama dan bisa juga karena belum terbiasa nulis di papan tulis yang akhirnya timbul rasa grogi,, wal-hasil pendapat yang yang di tuangkan di papan tulis tidak maksimal,, tulisanpun laksana barisan pepohonan yang tidak sama rata,, ada yang tinggi dan ada yang rendah di ibaratkan dengan pepohonan,, dan laksana tikungan yang berliku-liku kalau di ibaratkan dengan jalan raya :)

jujur saja saya tadi siang agak sedikit grogi namun dangan niat ingin belajar,, tetap ku paksakan maju kedepan dan menuangkan pendapat yang ada dalam pikiranku dalam bentuk sebuah tulisan...

"Bermoral & berakhlak mulia"

kata ini cukup pendek kalau di cermati,, tapi ketika di kelas tadi rasanya untuk menuliskan tiga penggal kata ini cukup lama sekali seakan hendak menghabiskan satu lembar kertas isi binder...

belajarlah dan janganlah berhenti untuk belajar walaupun itu salah,, salah maka belajarlah dari kesalahan tersebut supaya kamu bisa memperbaikinya di kemudian hari

ya mungkin begitu saja teman,, mari kita belajar bersama...

ini ceritaku hari ini,, mana ceritamu teman..??

Kamis, 29 November 2012

Taman Pintar Yogyakarta

Taman Pintar Yogyakarta

Provinsi Yogyakarta adalah salah satu kota yang wajib di kunjungi bagi paara pelancong ketika musim liburan, kenapa kota ini wajib untuk di kunjungi? Jawabannya adalah: karena di kota ini banyak sekali tempat-tempat bersejarah yang sayang sekali kalau di lewatkan begitu saja tak kala mampir ke kota jogja.
            Tempat-tempat wisata di Yogyakarta di antaranya ada Keraton, Taman Sari, Kota Gede (tempat pusatnya Perak di kota Jogja), Tugu, Monumen Jogja Kembali, Candi Prambanan, pantai Parang Tritis, pantai Depok, dan yang paling populer sekali di telinga adalah Malioboro (tempat yang cocok sekali bagi yang suka berbelanja). Semuan tempat ini wajib di untuk di kunjungi ketika mampir ke kota Jogja.
Dari sekian banyak tempat wisata yang saya sebutkan diatas ada satu lagi tempat yang sangat menarik untuk di kunjungi ketika berada di kota Jogja, tempat ini baiknya di kunjungi bersama-sama dengan keluarga, tempatnya adalah: “TAMAN PINTAR” tempat ini bukan saja sebagai tempat untuk bertamasya bersama keluarga namun tempat ini bisa di jadikan sebagai tempat Edukasi bagi anak-anak atau saudara-saudara kita.
 Taman Pintar Yogyakarta tepatnya terletak bersampingan dengan Shopping Center (tempat untuk berbelanja buku-buku murah meriah) dahulu Teman Pintar yang ada sekarang juga Eks kawasan Shopping Center.
Taman Pintar ini dibangun oleh pemerintah Yogyakarta, yang melandasi di bangunnya Taman Pintar ini adalah wujud kepedulian pemerintah Yogyakarta terhadap pendidikan, karena kota Yogyakarta di kenal sebagai kota pendidikan maka perlu sekirannya ada tempat Edukasi bagi siapa saja yang berkunjung ke kota Yogyakarta maka di bangunlah Taman Pintar yang di jadikan sebagai tempat wisata Edukasi.
Ketika masuk dalam bangunan Taman Pintar Yogyakarta banyak sekali pelajaran yang bisa kita pelajari. Di sini kita bisa juga berintraksi langsung dengan pegawai-pegawai yang ada didalamnya, sekirannya kita tidak tahu akan teknologi yang digunakan di tempat ini maka kita bisa langsung menanyakannya kepada petugas-petugas yang berjaga di Taman Pintar ini. Pegawai-pegawai di dalam Taman Pintar ini mereka memang sudah di tugaskan untuk membantu para pengunjung ke tempat ini, tugasnya adalah untuk memberikan penjelasan ketika ada pertanyaan dari para pengunjung.
Teknologi yang di gunakan di Taman Pintar ini terbilang sudah canggih-canggih, karena di tempat ini mereka menyajikan kepada para pengujung berbagai macam alat-alat teknologi, misalnya di sini ada penyajian bagi pera pengunjung “tempat gempa” di dalam tempat ini para pengunjung di ajak untuk merasakan bagaimana ketika menghadapi situasi gempa, dan masih banyak lagi yang lain-lain.
Untuk berkunjung ke Taman Pintar Yogyakarta ini, kita tidak harus mengeluarkan banyak uang, tidak seperti tak kala kita berkunjung ke Mall yang harus mengeluarkan begitu banyak uang. Karena berkunjung ke tempat ini sangat murah dan sangat ekonomis sekali, hanya dengan nominal uang Rp: 15.000,- kita sudah bisa berkeliling di dalam Taman Pintar ini, karena di dalamnya kita bukan saja bisa bertamasya namun banyak sekali pelajaran yang dapat kita petik didalamnay, bagaimana murah bukan...??? berminat untuk mengunjung Taman Pintar...???

Mari bertamasya ke Taman Pintar Yogyakarta...!!!

Senin, 22 Oktober 2012

"Status Facebook Jilid I"


29 – 9 – 2012.
Status Facebook
Dari dulu (ketika pertama kali kenal facebook) sampai dengan detik ini, sempat terlintas sekilas dalam pikiran ini...???
Kalau saja status di facebook saya kumpulkan dan saya jilid untuk menjadi sebuah buku mungkin telah menjadi sebuah buku yang cukup tebal, dan mungkin telah menjadi sebuah karya yang sangat luar biasa. dan yang pastinya telah bisa membuat diri ini sangat senang kalau bisa mengarang sebuah buku...
setiap hari di kala mempunyai waktu senggang pasti aku membuat yang namanya status, yaa walaupun aku tak tau kenapa status itu tiba-tiba saja datang, dan kenapa pula aku tak punya cukup pemahaman tentang sebuah filosofi dari status tersebut...???

Senin, 20 Februari 2012

Sedikit Kisah Tentang Diriku & Al-Mizan

JQH Al-Mizan UIN SUKA
Salam pembuka...
Diiringi dengan rintik hujan ku mulai tulisan ku ini untuk memenuhi tugas mata kuliah pengantar ilmu manajemen...
Sore ini udara di luar kosku sedikit dingin tak seperti biasanya, karena pada sore ini hujan turun dengan derasnya membasahi bumi.
Setelah selasai menonton pertandingan sepak bola antara kesebelasan PSMS Medan Vs klub kesayanganku SRIWIJAYA FC Palembang, kumulai menulis tulisan ini untuk mengisi blog pribadiku.
Baiklah mungkin ku mulai saja mengarang apa yang harus ku ceritakan disini, kumulai dengan kuliah terakhirku pada hari ini: Senin 20-2-2012 dengan mata kuliah Bahasa Arab. Setelah menyelesaikan kuliah terakhir pada hari ini, kumulai mengajak teman-temanku untuk menuju kantor tempat-tempat UKM yang ada di gedung Student Center (SC), sebelum berangkat aku telah menentukan UKM apa yang harus aku temui, dan UKM yang telah menjadi pilihanku adalah JQH “Al-Mizan”. Sebenarnya sebelum hari ini, aku telah ke kantor UKM Al-Mizan pada hari jum’at sore bersama teman-temanku juga, tetapi pada hari jum’at sore itu tidak ku temui ketua umum UKM Al-Mizan, maka pada hari senin sore ini aku berniat untuk menemui kembali kantor UKM Al-Mizan dengan harapan akan bertemu dengan ketua umum UKM ini, namun apa yang ku jumpai di kantor Al-Mizan pada hari senin sore ini sama seperti yang ku temui pada hari jum’at sore, yang ada di kantor Al-Mizan hanya ada dua orang, namun dua orang pada senin sore ini berbeda dengan dua orang yang ku temui pada jum’at sore.
Setelah sampai di depan pintu kantor UKM Al-Mizan ku mulai mengucapkan salam bersama-sama dengan teman-temanku juga, setelah mengucapkan salam kamipun di persilakan untuk masuk dan langsung saja kami menyatakan tujuan kami datang ke UKM ini, yaitu karena mendapatkan tugas untuk magang dari dosen mata kuliah pengantar ilmu manajemen. Di dalam kantor UKM ini kami bertemu dengan dua orang, seperti yang telah ku ceritakan di atas tadi. Yang pertama namanya mas Ranu dan yang satunya saya lupa namanya karena selama kami di dalam kantor UKM Al-Mizan ini mas yang satunya tidak banyak bicara, yang banyak bicara dan memberikan informasi tentang UKM Al-Mizan hanyalah mas Ranu. Mas Ranu juga menjelaskan kepada kami tentang kegiatan yang di lakukan oleh UKM Al-Mizan dan mas Ranu juga menjelaskan kepada kami bahwa UKM Al-Mizan itu terbagi menjadi beberapa divisi diantaranya: divisi Tahfidz, divisi Tilawah, divisi Tafsir, divisi Sholawat dan yang terakhir divisi Kaligrafi. Mas Ranu juga menjelaskan kepada kami syarat-syarat untuk magang di UKM Al-Mizan ialah untuk memfoto copy KTM dan membuat surat permohonan untuk magang.
Akhirnya setelah banyak mendapatkan informasi banyak tentang UKM Al-Mizan, kamipun mohon pamit kepada mas Ranu...
Inilah sedikit ceritaku hari ini datang ke UKM Al-Mizan, semoga ini bermanfaat untuk semuanya dan untuk saya pribadi khususnya...
Mungkin ini saja yang dapat ku ceritakan saat ini, nantikan cerita-ceritaku selanjutnya di kemudian hari....
Salam mahasiswa....!!!! YAKUSA....!!!!
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

                    Senin, 20 Februari 2012
                    18.40 Wib.

Senin, 16 Januari 2012

Puisi: Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana


Gus Mus adalah seorang Kiai kharismatik yang sangat dekat dengan rakyat, melalui pemikiran-pemikirannya. Gus Mus juga termasuk Kiai yang aktif dan banyak memunculkan pemikiran-pemikiran dan dakwahnya melalui seni khususnya puisi. Di bawah ini adalah salah satu puisi yang menjadi ‘masterpiece’ dari Gus Mus. Puisi ini menggambarkan kekritisan baliau untuk menyuarakan suara rakyat  kepada pemerintahan saat itu (orde baru). semoga bermanfaat


Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana

Kau ini bagaimana?
kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya
kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kafir

aku harus bagaimana?
kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai
kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai

kau ini bagaimana?
kau suruh aku memegang prinsip, aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku
kau suruh aku toleran, aku toleran kau bilang aku plin plan

aku harus bagaimana?
aku kau suruh maju, aku mau maju kau selimbung kakiku
kau suruh aku bekerja, aku bekerja kau ganggu aku

kau ini bagaimana?
kau suruh aku takwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa
kau suruh aku mengikutimu, langkahmu tak jelas arahnya

aku harus bagaimana?
aku kau suruh menghormati hukum, kebijaksanaanmu menyepelekannya
aku kau suruh berdisiplin, kau mencontohkan yang lain

kau ini bagaimana?
kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggil-manggilnya dengan pengeras suara tiap saat
kau bilang kau suka damai, kau ajak aku setiap hari bertikai

aku harus bagaimana?
aku kau suruh membangun, aku membangun kau merusakkannya
aku kau suruh menabung, aku menabung kau menghabiskannya

kau ini bagaimana?
kau suruh aku menggarap sawah, sawahku kau tanami rumah-rumah
kau bilang aku harus punya rumah, aku punya rumah kau meratakannya dengan tanah

aku harus bagaimana?
aku kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
aku kau suruh bertanggungjawab, kau sendiri terus berucap wallahu a’lam bissawab

kau ini bagaimana?
kau suruh aku jujur, aku jujur kau tipu aku
kau suruh aku sabar, aku sabar kau injak tengkukku

aku harus bagaimana?
aku kau suruh memilihmu sebagai wakilku, sudah kupilih kau bertindak sendiri semaumu
kau bilang kau selalu memikirkanku, aku sapa saja kau merasa terganggu

kau ini bagaimana?
kau bilang bicaralah, aku bicara kau bilang aku ceriwis
kau bilang jangan banyak bicara, aku bungkam kau tuduh aku apatis

aku harus bagaimana?
kau bilang kritiklah, aku kritik kau marah
kau bilang carikan alternatifnya, aku kasih alternatif kau bilang jangan mendikte saja

kau ini bagaimana?
aku bilang terserah kau, kau tidak mau
aku bilang terserah kita, kau tak suka
aku bilang terserah aku, kau memakiku

kau ini bagaimana?
atau aku harus bagaimana?

1987
Mustofa Bisri (Gus Mus)

Minggu, 15 Januari 2012

Sang Motivator, Dosen & "Teman" Dalam Tanda Petik


Kesan-Kesan Mata Kuliah PSI
         Mata kuliah Pengantar Studi Islam (PSI), mata kuliah 4 SKS semester pertama, Dosen Muhammad Qowim, M.Ag
         Saya sedikit bingung mau nulis apa tentang kesan-kesan saya tentang mata kuliah ini, mungkin ini di sebabkan salah satu faktor yaitu karena terlalu banyak kesan-kesan yang saya dapatkan selama mengikuti mata kuliah psi.
         Mungkin lebih baiknya saya awali tulisan saya ini tentang kelas saya, kelas saya kelas KI-C, didalam kelas saya kalau tidak salah sekitar 40 mahasiswa/i datang dari berbagai pelosok nusantara, bermacam-macam bahasa dan adat yang beragam pula, tapi tetap harmonis hubungan antara mahasiswa/i.
         Kelas saya dapat mata kuliah psi dua kali dalam satu minggu (mungkin sama dengan kelas lainnya) pada hari rabu dan jum’at, hari rabu sudah agak sore kelas saya masuk, kalau tidak salah (berarti benar, hehe) kelas saya masuk setelah kelas KI-B, tepatnya jam: 16:10 keluarnya sampai magrib, sedang hari jum’at jum’at kelas saya masuk pagi jam:07:00 tepat.
         Kesan saya tentang mata kuliah psi banyak sekali, dari mata kuliah ini setidaknya saya mengetahui apa itu pluralisme, HAM, objek kajian islam itu apa saja, gender, dan masih banyak yang lainnya. Namun satu menurut saya kesan yang paling saya sukai pada mata kuliah psi ini tanpa mengesampingkan kesan-kesan yang lainnya, kesan itu ialah ketika para mahasiswa/i di suruh untuk meneliti fakultas-fakultas yang islami di kampus. Apa yang dilakukan oleh pak Qowim sudah baik sekali, sempat saya bayangkan ide bagus dari beliau ini, mahasiswa/i masih semester satu kok sudah di suruh meneliti. seharusnya yang dapat mata kuliah untuk meneliti (metodelogi penelitian) biasanya semester atas, namun semester satu pada mata kuliah psi telah melakukan penelitian. Walaupun penelitan yang dilakukan oleh mahasiswa/i belum banyak metode-metode yang dipakai, setidaknya beliau telah mengarahkan mahasiswa/i nya untuk melakukan penelitian sebelum melakukan penelitian yang sebenarnya yaitu “Skripsi”.
         Mungkin kurang adil kalau saya tidak ngasih kesan-kesan kepada dosen mata kuliah psi. Muhammad Qowim M.Ag. Selain sebagai dosen beliau adalah “teman” bagi kami semua, kenapa saya bilang sebagai teman dalam tanda petik, karena beliau selalu memberikan suasana yang beda setiap pertemuan mata kuliah psi, suasana yang selalu terpancar keceriaan di dalam kelas laksana seorang teman yang baru di pertemukan kembali dengan sahabat karibnya setelah perpisahan yang cukup lama. Suasana yang mungkin tidak saya dapatkan pada dosen-dosen yang lain pada semeter ini, karena setiap dosen beda-beda cara mengajarnya. seorang mitivator yang selalu memberikan motivasinya kepada mahasiswa/i nya, kata-kata yang masih saya ingat sampai sekarang ialah perna beliau berucap: Siapa kita..?? lalu beliau menyuruh kami untuk menjawab dengan: Orang Hebat..!! ini merupakan sebuah motivasi bagi mahasisw/i nya, untuk selalu belajar dan terus belajar hingga saatnya nanti menjadi orang yang hebat dalam hal-hal yang positif.
         Inilah kesan-kesan saya selama mengikuti mata kuliah psi selama satu semester, terima kasih sebelumnya kepada bapak Muhammad Qowin M.Ag yang telah mengajari saya khususnya dan teman-teman KI 2011 umumnya, semoga ilmu yang engkau berikan akan bermanfa'at buat diriku di kemudian hari

                                                                                                       My Kost:
                                                                                                       15 Januari 2012
                                                                                                       Jam: 16:40 Wib



Rabu, 11 Januari 2012

Bersama Teman-teman

Tiada yang indah selain persahabatan...
Seribu teman itu masih sedikit,, satu musuh itu sedah terlalu banyak...




Editor In Kali Kuning
Teman-teman kelas "M" Pusat Bahasa With dosen Ibu Linda
Belajar Takhrij hadis dirumah pak Abdul Haris

Senin, 26 Desember 2011

My New Boarding

Muhtadin Kamet Zahri
Ditemani dengan secangkir kopi dan alunan musik Sheila On 7 & Slank dengan – Ku Tak Bisa-nya, ku tulis tulisan ini untuk mengungkapkan apa yang telah ku jalani hari ini dengan menempati kos ku yang baru.
1 Desember bertepatan dengan hari kamis. Aku sedikit bingun harus dari manakah akan ku tulis kisah ku hari ini. Baiklah mungkin lebih baiknya aku tulis mulai dari aku bangun tidur sampai sekarang ini.
Pagi itu aku terbangun agak sedikit telat, aku bangun jam sudah menunjukan kurang lebih 06:38 Wib. Kenapa aku bilang agak sedikit telat..?? jawabannya karena pagi itu aku masuk kuliah jam 07:00 tepat. Dengan bermodalkan berapa menit tersisa sebelum waktu menunjukan pukul 07:00 Wib, menit-menit tersisa ini ku manfaatkan untuk bersiap-siap berangkat kuliah. Persiapan pertama tentu saja mandi dong, ku mulai dengan mandi dengan tergesah-gesah, lalu ganti pakaian setelah itu ku bergegas untuk menuju kampusku tercinta. Dengan kebiasaan seperti yang ku lakukan seperti hari-hari biasanya “Jalan Kaki”, ku alunkan langkah kedua kakiku sedikit lebih cepat karena ketika aku melihat jam yang ada di handponeku jam telah menunjukan pukul 06:48 Wib, ini jelas menujukkan 12 menit lagi waktu yang kumiliki untuk bisa sampai ke kampus.
Ketika ku tiba di kampus waktu telah menunjukan pukul 07:03 waktu yang seharusnya menunjukan aku telah terlambat selama 3 menit, namun kudapati teman-temanku  belum masuk semuanya karena sebagian masih asyik ngobrol depan kelas, yang pastinya ngobrolin masalah bola kaki. Karena tadi malam baru saja diadakan pertandingan persahabatan antara Timnas Indonesia Versus LA Galaxy yang di perkuat oleh pemain yang sudah sangat terkenal di kanca persepak bolaan dunia “David Beckham” di stadiun kebanggaan seluruh warga Indonesia “Gelora Bung Karno”. Obrolan yang menurut saya sayang juga untuk di lewatkan, maka aku pun mulai nimbrung bersama teman-temanku dalam obrolan itu sembari menunggu dosen datang.
Setelah kira-kira hampir 10 menit berlalu kami hanyut dalam obrolan santai itu, datanglah bapak dosen Drs. Ahmad Arifi dosen Fiqh & Ushul Fiqh kamipun masuk kelas bersama-sama. Pelajar pagi itu dimulai dengan presentasi dari teman-teman saya kelompok yang telah di tunjuk dan di beri tugas untuk menyampaikan presentasinya.
Pukul 08:43 kami keluar dari kelas, kami seharusnya keluar dari kelas itu jam 08:40 namun karena disebabkan dosenya terlalu semangat maka kami keluar agak sedit lebih dari waktu yang di jadwalkan tapi tidak apa-apalah.
Setelah keluar kelas akupun langsung pulang ke kos ust lion, tidak sempat lagi ngobrol-ngobrol sama teman-teman karena menurut jadwal saya bahwa hari ini aku harus pindah kos, dan harus memindahkan barang yang ada di kontrakan jomblangan & di kos ust lion juga. Rencananya habis kuliah saya langsung mau mindahin barang-barang ke kos saya yang baru namun karena terbentur oleh beberapa kendala maka rencana itu baru terlaksana pada sore harinya.
Siang harinya saya menyempatkan diri untuk bermain futsal bareng teman-teman kelas saya lawan kelas KI-B, pertandingan yang menurut saya lumayan asyik.
Sore haripun tiba, rencana yang telah saya sepakati sendiri bahwa sore hari itu saya harus mindahin barang-barang yang ada di tempat mamak di Jomblangan, mulailah saya dan ust lion mencari mobil Pick Up jasa angkutan pindah kos, setelah tidak lama saya mencari ku temuilah Pick Up jasa angkutan di depan kampus setelah nego harga sewa dan di temui harga yang sesuai saya pun mulai berangkat dengan mobil sewaan menuju ke Jomblangan, sesampai di Jomblangan ku dapati mamak, mas pajar, pak nugroho, istrinya pak bardi dll. Dan mulailah aku mengangkat lemari ke dalam mobil di tolong oleh mas pajar kemudian rak buku dan galon aqua. Setelah selesai mengangkat semuanya ke dalam mobil aku pun pamitan dengan yang ada di Jomblangan, saat berpamitan mamak berpesan kepada aku katanya sering-sering main ke jomblangan kataku Insya Allah.
 Setelah berpamitan mobil Pick Up jasa angkutan pun melaju menuju ke kos baruku sesampai di depan lorong menuju ke kos baruku telah menunggu di sana mas Fuad & Ust Lion. Setelah barang-barangku di turunin semua dari Pick Up jasa angkutan ku bayarlah ongkos sewa mobilnya dengan nilai 40.000,- rupiah.
Sesampai di kos baru mulailah ku disibukan dengan acara menyusun barang-barangku, tapi aku tidak heran karena hal ini sudah biasa terjadi kepada siapa saja yang baru pindah dari suatu tempat ke tempat yang baru.
Waktu telah menunjukan jam 23:19 menit. Ku pikir ku sudahi saja tulisanku ini karena aku mulai merasa ngantuk dan besok aku harus bangun pagi karena jadwal kuliahku besok aku masuk pagi jam 07:00 tepat.

Yaa Allah…
Tuntunlah hambaMu ini ke jalan yang benar…
Berikanlah didalam hatinya kesungguh-sungguhan dalam belajar & dalam hal-hal yang Positif…
Emak & Ebakku tercinta…
            Amieeennnnnnnnnnnnnnnnnnnn Yaa Rob……..

                                                                                                          Kost baruku:
                                                                                                          1 Desember 2011
                                                                                                          Jam: 23:25 Wib.

Rabu, 23 November 2011

Anak Kampung, Hauzah & Para Cendikiawan

Sedikit cerita tentang "Hauzah Banguntapan"

  Mungkin semua orang yang baru saja menyelesaikan pendidikan tingkat atas (SLTA) sangat familiar sekali dengan provinsi satu ini. Secara geografis provinsi ini bisa dibilang salah satu provinsi kecil di negeri ini, namun walaupun kecil secara geografis, provinsi ini mempunyai daya tarik tersendiri terutama dalam bidang pendidikannya dibandingkan dengan provinsi-provinsi yang lain. Banyak para pelajar di seluruh belahan nusantara yang melanjutkan studinya ke provinsi satu ini. Semua orang akan merasa senang dan ada kebanggaan tersendiri didalam hatinya apabila dapat melanjutkannya pendidikan di provinsi ini, “Daerah Istimewa Yogyakarta” begitulah biasanya orang sering menyebut provinsi ini. Di provinsi ini jugalah awal cerita yang terjadi dengan seorang anak kampung yang mencoba mengadu nasibnya untuk mencari apa yang telah menjadi kewajibannya “menuntut ilmu”.
  Kisah ini tepatnya terjadi pada tanggal 1 Agustus 2010, seorang anak kampung pergi meninggalkan kampung halaman, kedua orang tua, dan semua orang-orang terdekatnya dikarenakan untuk mencari apa yang telah menjadi kewajibannya. Awalnya terasa sangat berat yang dirasakan dalam hatinya untuk meninggalkan semuanya, namun bermodal dengan keyakinan dan niat yang ada didalam hati jualah semuanya dapat ia dilalui.
    Dari pulau sumatera ke pulau jawa perjalanan yang ia tempuh, kira-kira menghabiskan waktu selama dua hari satu malam dalam perjalanan. Suatu perjalanan sangat lama yang dirasakan olehnya. Ini mungkin disebabkan karena perjalanan pertama kali baginya yang menempuh jarak cukup jauh. Setelah menempuh perjalanan kira-kira selama 44 jam sampailah ia ke kota yang telah menjadi tujuan utamanya, peristiwa itu tepatnya terjadi pada tanggal 3 Agustus 2010 kurang lebih jam 01:30 wib dini hari.
   Di kota baru ini pertama kali yang ia kenal ialah “Hauzah Banguntapan” suatu tempat yang menjadi persinggahan para cendikiawan. Mungkin di tempat inilah dia merasa nyaman, hal ini mungkin disebabkan karana tempat ini yang menjadi tempat pertama kali ia memijakkan kakinya di kota baru ini. Ada satu hal lagi yang menjadi faktor mangapa ia tinggal di Hauzah, hal ini mungkin terjadi karena pengalaman pertama baginya merantau jauh ke daerah orang, sebelumnya anak terakhir (Si Bungsu) dalam keluarganya ini belum pernah merasakan yang namanya merantau jauh ke daerah orang “belum berani jauh dari orang-orang terdekatnya”, walaupun dia pernah merasakan jauh dari orang tua selama kurang lebih enam tahun. Dia  menamakannya bukan merantau, karena selama enam tahun tersebut ia masih bisa pulang dua kali dalam satu tahun, dan walaupun tidak pulang orang tuanya sering mengunjunginya, jaraknya pun masih sangat mudah untuk di jangkau kira-kira hanya dengan jarak tempuh selama satu jam setengah dari ke kampung halamannya. Hal ini sangat kontras sekali dengan yang ia rasakan di kota baru ini, pulang mungkin hanya satu tahun, tidak pernah ada kunjungan dari orang tuanya “hanya kunjungan uang saja melalui ATM” dan jarak tempuhnya juga memakan waktu berjam-jam di perjalanan.
    Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, begitupun bulan berganti menjadi tahun. Sudah satu tahun lebih seorang anak kampung itu tinggal atau lebih tepatnya di bilang dengan numpang singgah di tempat berkumpulnya para cendikiawan. Hari-hari yang di lalui olehnya selama ia tinggal di hauzah banyak sekali ilmu-ilmu yang ia dapatkan baik itu dari para cendikiawan yang ada di hauzah maupun dari warga-warga tetangga Hauzah Banguntapan itu sendiri.
     Mungkin hanya inilah yang dapat saya tuliskan “perjalanan seorang anak kampung selama satu tahun lebih tinggal di Hauzah Banguntapan”.

Gema Suara Takbiran

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Walillahilhamd…

     Gema itu terdengar terus-menerus, timbal-menimbal dari masjid satu ke musholah lain, namun tetap saja yang lebih jelas kedengarannya dari masjid Sunan Kalijaga, karena musholah lain jauh dari tempat saya, dan hal ini juga di sebababkan karena masjid Sunan Kalijaga adalah salah satu masjid yang ada di jomblangan dan yang lainnya di sebut musholah semua.
     Seiring dengan takbir itu menghanyutkanku teringat akan kampung halamanku nan jauh disana “kampung halamanku” pulau samatera, aku rindu denganmu. Sudah empat kali hari raya aku tidak bisa untuk pulang, dua kali idul fitri dan dua kali idul adha, termasuk malam ini malam idul adha. Tapi tidak apa-apa kendati aku tidak bisa berada diantara kedua orang tua dan saudara-saudaraku tetapi hatiku tetap berada di kampung halamanku. Akan selalu teringat akan masa-masa kecilku dulu ketika mengumandangkan takbir bersama teman-temanku.
     Kurang lebih jam satu dini hari takbir itu terus berkumandang dengan kerasnya karena memakai pengeras suara, terus-menerus dikumandangkan di masjid Sunan Kalijaga namun tetap saja lebih keras suara gema takbiran yang berkumandang di leptop ini, mungkin ini disebabkan karena sudah larut malam, dan yang mengumandangkannya juga sudah mulai kelelahan karena sekarang ini telah menunjukan pukul satu tiga puluh, tadinya ketika masih suara itu masih jelas terdengar ketika dikumandangkan selepas sholat isya sampai kira-kira jam sebelas malam, namun semakin malam gema itu semakin mengecil dikarenakan masyarakat setempat sudah mulai banyak yang tidur. Namun sudah larus seperti ini kenapa mata ini belum juga mau tertidur..?? akankan peristiwa itu terjadi lagi seperti leberan tahun-tahun sebelumnya..?? sholat ied terlambat lagi karena malam takbiran seperti ini mata tidak mau tidur dan damapaknya inilah yang membuat terlabat karena bangun kesiangan.
     Jam telah menunjukan pukul 01:22 wib. Mata ini sudah mulai memberat, yang lainnya sudah pada tidur semua sudah saatnya juga aku tidur, terlebih di luar lagi hujan dan cuaca lagi dingin karana hujan, ini akan memberikan kenyamanan untuk tidur. Tetapi shubuh harus tetap bangun dan sholat ied jangan sampat ketinggalan lagi.
Insya Allah…. Amieeeeeennnnnn….

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Walillahilhamd….

Bismika Allahummah ahya wa bismika amutu….